Ketidakjelasanku dan Lagu Anak-Anak
Duh, padahal baru tiga hari libur semester udah lupa hari.. -_- hari ini, *cek kalender dulu, oh iya. hari kamis, tiba-tiba saja banyak tugas yang harus saya kerjakan. Bibi saya tiba-tiba datang ke rumah, dan tiba-tiba nyuruh saya bikin file presentasi buat dia pakai nanti sore, dia jadi pembicara di suatu acara. Laptopnya rusak, jadi dia gak bisa bikin file presentasi sendiri. Yaaa, daripada liburan saya cuma diisi tidur sama online di sosmed, dengan senang hati deh saya terima pekerjaannya. Dari mulai membuat power point yang memerlukan waktu berjam-jam untuk selesai, lalu mengirim filenya langsung melalui e-mail pada salah satu rekan bibi saya itu.
Ditengah pekerjaan yang sedang saya tekuni, saya menguping pembicaraan mama dan bibi saya itu. mereka sedang membicarakan tentang acara kenaikan kelas untuk TK, TPA, dan Madrasah Diniyah yang akan diisi dengan penampilan seni anak-anaknya. Karena memang, keluarga saya mengelola sebuah Yayasan Pendidikan Islam. Biasanya, acara itu diisi dengan paduan suara, tari, dan semacamnya, tapi tentu yang berbau Islami. Permasalahannya sekarang adalah Bibi dan Mama saya sulit mendapat lagu anak Islami yang baru. Mereka mempunyai lagu-lagu lama yang sudah sering sekali diputar setiap tahunnya.
Dari itu, saya jadi berpikir. Kemana sebenarnya lagu-lagu anak-anak Islami itu? pikiran saya menerawang jauh. Akhirnya, tersadar pada kenyataan bahwa jangankan lagu anak yang islami, yang umum pun sudah sulit untuk ditemukan. Sekalipun ada, perkembangannya tidak produktif. Lagunya pasti lagu re-arrangment dari lagu-lagu anak-anak lawas ciptaan Bu Sud, Pak Kasur, AT Mahmud, dll. Anak-anak sekarang lebih sering mendengar dan mendendangkan lagu remaja, lagu cinta. Miris bukan?? Akibatnya, salah satunya, kasus "dewasa sebelum waktunya" pada anak-anak. Hahahaha saya masih ingat, keponakan perempuan saya yang masih duduk di bangku kelas 1 SD sudah cerita-cerita banyak tentang temannya yang cemburu sama teman laki-lakinya. ckckckckck, sebegitu parahnya kah?? anak kelas 1 SD pemirsa, kelas 1 SD!! *Bikin saya envy aja :P
Hal itu, menarik simpati saya. Saya pernah membuat sebuah lagu pendek untuk anak-anak, Memang bukan pure asli ciptaan saya seutuhnya, karena saya hanya menciptakan melodinya saja, sedangkan liriknya dibuat oleh salah satu guru di TKQ kami. Lagunya bertema Kebersihan, memenangkan lomba cipta lagu anak di sebuah lomba di Bandung, dan sudah dibuat CD. Itu sudah lama sekali, ketika saya masih duduk di bangku SMP, dan sekarang sudah menjadi mahasiswa tingkat dua. hahaha, tapi melihat kenyataan yang terjadi pada kehidupan sekarang ini, terutama pada anak-anak, muncul kembali rasa ingin menciptakan sebuah lagu yang baik dan aman bagi mereka seperti beberapa tahun silam. Well, salah satu impian saya memang adalah menjadi pencipta lagu, disamping cita-cita utama saya untuk menjadi guru. hehehehe.. semoga dua duanya bisa terealisasikan aamiin.
Ditengah pekerjaan yang sedang saya tekuni, saya menguping pembicaraan mama dan bibi saya itu. mereka sedang membicarakan tentang acara kenaikan kelas untuk TK, TPA, dan Madrasah Diniyah yang akan diisi dengan penampilan seni anak-anaknya. Karena memang, keluarga saya mengelola sebuah Yayasan Pendidikan Islam. Biasanya, acara itu diisi dengan paduan suara, tari, dan semacamnya, tapi tentu yang berbau Islami. Permasalahannya sekarang adalah Bibi dan Mama saya sulit mendapat lagu anak Islami yang baru. Mereka mempunyai lagu-lagu lama yang sudah sering sekali diputar setiap tahunnya.
Dari itu, saya jadi berpikir. Kemana sebenarnya lagu-lagu anak-anak Islami itu? pikiran saya menerawang jauh. Akhirnya, tersadar pada kenyataan bahwa jangankan lagu anak yang islami, yang umum pun sudah sulit untuk ditemukan. Sekalipun ada, perkembangannya tidak produktif. Lagunya pasti lagu re-arrangment dari lagu-lagu anak-anak lawas ciptaan Bu Sud, Pak Kasur, AT Mahmud, dll. Anak-anak sekarang lebih sering mendengar dan mendendangkan lagu remaja, lagu cinta. Miris bukan?? Akibatnya, salah satunya, kasus "dewasa sebelum waktunya" pada anak-anak. Hahahaha saya masih ingat, keponakan perempuan saya yang masih duduk di bangku kelas 1 SD sudah cerita-cerita banyak tentang temannya yang cemburu sama teman laki-lakinya. ckckckckck, sebegitu parahnya kah?? anak kelas 1 SD pemirsa, kelas 1 SD!! *Bikin saya envy aja :P
Hal itu, menarik simpati saya. Saya pernah membuat sebuah lagu pendek untuk anak-anak, Memang bukan pure asli ciptaan saya seutuhnya, karena saya hanya menciptakan melodinya saja, sedangkan liriknya dibuat oleh salah satu guru di TKQ kami. Lagunya bertema Kebersihan, memenangkan lomba cipta lagu anak di sebuah lomba di Bandung, dan sudah dibuat CD. Itu sudah lama sekali, ketika saya masih duduk di bangku SMP, dan sekarang sudah menjadi mahasiswa tingkat dua. hahaha, tapi melihat kenyataan yang terjadi pada kehidupan sekarang ini, terutama pada anak-anak, muncul kembali rasa ingin menciptakan sebuah lagu yang baik dan aman bagi mereka seperti beberapa tahun silam. Well, salah satu impian saya memang adalah menjadi pencipta lagu, disamping cita-cita utama saya untuk menjadi guru. hehehehe.. semoga dua duanya bisa terealisasikan aamiin.
Komentar
Posting Komentar
Selamat berkomentar :)
Silahkan mencopy isi blog dengan menyertakan sumbernya :D